Sejarah Pembentukan Ikatan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Indonesia (IMEPI)

Jurusan Ekonomi Pembangunan memegang posisi yang unik karena aplikasi ilmu yang dipelajari memiliki peranan amat nyata bagi rakyat Indonesia. Dari krisis moneter, sampai industri kecil dan dari pemberantasan kemiskinan sampai tata kota, semuanya (dan banyak lagi) termasuk dalam wilayah keilmuan jurusan Ekonomi Pembangunan. Sudah sewajarnya bila organisasi mahasiswa dalam bidang ilmu yang sama mempererat interaksi dan bekerja sama. Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (ISMEI) telah berdiri untuk waktu yang cukup lama misalnya. Dengan sinergi kekuatan maka posisi tawar mahasiswa menjadi lebih besar dan masalah bersama dapat dihadapi dengan lebih optimal.

 

Wacana tentang perlunya organisasi nasional untuk mahasiswa jurusan ekonomi pembangunan dapat diperkirakan telah muncul sebelumnya tapi dari data yang dapat dikumpulkan sejauh ini, ide pembentukan Forum Komunikasi Mahasiswa Ilmu Ekonomi Indonesia (FK-MIEI) pertama kali dimunculkan secara formal sebagai salah satu keputusan Temu Nasional Mahasiswa ESP tahun 1998 yang diselenggarakan Universitas Hasanudin, Makassar. FK-MIEI merupakan momentum yang terus dibangun pada pertemuan-pertemuan selanjutnya.

 

 

Latar belakang kuat semangat untuk mendirikan Organisasi yang memiliki disiplin ilmu yang sama di jurusan Ekonomi Pembangunan, juga muncul karna faktor krisis moneter yang dialami Indonesia tahun 1997-1998, hingga sangat realistis jika forum Mahasiswa yang menyatukan seluruh Mahasiswa Ekonomi Pembangunan di Indonesia, dibentuk untuk menjadi sarana pertemuan dan diskusi Mahasiswa, untuk menggagas konsep Ekonomi Indonesia mendatang yang harus keluar dari krisis parah 1997-1998

 

Tindak lanjut berikutnya untuk mendirikan forum tersebut lahir dari Universitas Brawijaya yang menyelenggarakan DPK VIII pada tanggal 21-23 September 1999 dimana salah satu hasilnya adalah kesepakatan untuk membuat Kelompok Kerja (Pokja) AD-ART yang bertugas menyusun draft AD-ART organisasi untuk dibahas di pertemuan berikut.

 

Anggota Pokja AD-ART adalah Budy (UGM), Berly (UI), Bobby (Unsrat), Dedi (Unila), Henry (Unsrat), Tikno (UGM), Yongky (Unsoed) dan Wiwid (UGM) serta dua orang dari Unibraw. Pada tanggal 9 oktober 1999 para anggota Pokja berkumpul di UGM dan menghasilkan “Rekomendasi Jogja” yang berisi draft AD-ART dan Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO). Universitas Lampung menyelenggarakan “Seminar Nasional Dan Loka Karya Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan Indonesia” pada 8 – 9 November 2000 dengan dihadiri delapan kampus. Walau Rekomendasi Jogja tidak disampaikan disana, namun semangat untuk menuju organisasi nasional tetap menyala.

 

Universitas Islam Bandung menyelenggarakan Seminar dan Temu Nasional Mahasiswa IESP yang dihadiri 31 kampus. Kali ini perjalanan sejarah sejak Unhas (termasuk Rekomendasi Jogja) disampaikan ke forum dan disepakati untuk melakukan deklarasi pendirian organisasi pada tanggal 21 Oktober 2001. Pada forum ini juga dipilih para anggota Badan Pekerja (BP)

 

yang bertugas membahas AD-ART pada tiap wilayah. Adapun para anggota BP adalah Andi (Unsri), Berly (UI), Erwan (Unhalu). Jeremia (UKSW), Khairun (Universitas Jember), Kiky (UMY) dan Rody (Untan).

Dalam  perjalanannya  IMEPI          melaksanakan beberapa kali kongres di berbagai Universitas di Indonesia, yaitu sebagai berikut :

 

  1. Kongres I diselenggarakan di Universitas Riau pada tanggal 15-19 Juli 2002 untuk mengesahkan AD-ART, membahas arah organisasi dan memilih pengurus. Diantara keputusannya adalah merubah nama organisasi menjadi IMEPI dan membagi Indonesia menjadi delapan wilayah organisasi. Akhirnya perangkat legal organisasi telah terpenuhi dan mimpi lama untuk sinergi mahasiwa ekonomi pembangunan tingkat nasional dapat
  2. Kongres II diselenggarakan di Universitas Tanjungpura, Pontianak Kalimantan pada tanggal 8-12 Februari 2004. Kongres menghasilkan pengesahan AD/ART,GBHO , terpilih Sekjen yang bernama Yosi Wihara. Rakernas II di Universitas Jember Jawa Timur tanggal 23-27 Mei 2004, yang menghasilkan 5 bidang: (1) Bidang Eksternal,
  3. Kongres III diselenggarakan di Universitas Airlangga, Surabaya Jawa Timar pada tanggal 22-25 November 2005. Kongres menghasilkan pengesahan AD/ART, GBHO, Sekjen yang terpilih Bernama Baihaquey Gabreil. Rakernas III diselenggarakan di Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timar pada tanggal 5-9 April 2006, yang menghasilkan lima Bidang ; (1) Bidang Luar negeri, (2) Bidang dalam negeri, (3) Bidang Kajian Strategi, (4) Bidang Komunikasi dan Data Base, (5) Bidang Litbang, (6) Bidang Kesejahteraan.
  4. Kongres IV IMEPI dilaksanakan di Universitas lampung pada 16-19 Agustus 2007 Pada forum itu terpilih Sekjend baru dari Universitas Airlangga Surabaya bernama Dimas Bagus Wiranata Kusuma, Kemudian IMEPI melangsungkan Prarakernas di Universitas Sebelas Maret Solo, dan dilanjutkan Rakernas IV di Universitas Syah Kuala Banda Aceh. Pada Rakernas IV dihasilkan 4 Bidang yaitu Bidang Pendidikan, Bidang Kajian Strategis, Bidang Humas, dan Bidang Pengembangan Organisasi dan SDM.
  5. Sedangkan pada saat Kongres V IMEPI dilaksanakan pada tanggal 18-22 Mei 2009. Dalam forum itu terpilih Sekjend baru dari Institut Pertanian Bogor bernama Fakhrul Aufa, Kemudian sesuai dengan keputusan Kongres, IMEPI melangsungkan Pra rakernas di Universitas Trisakti Jakarta, dan dilanjutkan Rakernas V di Institut Pertanian Bogor.
  6. Kongres Ke-VI di selenggarakan di Universitas Semarang, Kongres ini menghasilkan keputusan salah satunya yaitu terpilihnya Romario Sitinjak dari Institute Pertanian Bogor.
  7. Kongres Ke-VII diselenggarakan di Universitas Udayana, terpilih Sekertaris Jenderal yang baru, yakni Saddam Malik Tubaka dari Universitas Pattimura
  8. Kongres ke-VIII diselenggarakan di UNS SOLO, menghasilkan keputusan salah satunya terpilih sekertaris Jenderal Baru, Leo Anshari dari Universitas Trisakti Untuk periode 2016-2018.
  9. Kongres ke-IX dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dan terpilih Sekertaris Jenderal baru Zuriyadi Fahmi dari Universitas Riau untuk periode 2016- 2018.
  10. Kongres Ke-X di Universitas Pattimura Ambon, yang diselenggarakan tanggal 18-22 Desember 2018, mengalami perubahan AD/ART IMEPI, yakni perubahan pada pucuk pimpinan IMEPI, yang sebelumnya bernama Sekertaris Jenderal (Sekjen), berubah menjadi Presiden Nasional (Presnas), dan terpilihnya Presiden Nasional yang baru yakni Ikhwan Saputra dari Universitas Muhammadiyah Makassar untuk periode 2018- 2020