Tiga Provinsi di Sumbagsel Masuk 10 Besar Provinsi Termiskin, Korwil Sumbagsel Beri Tanggapan

Laporan Renaldo Ghizind| 24/02/2021

Ikatan mahasiswa ekonomi pembangunan Indonesia (IMEPI) wilayah Sumatera bagian Selatan

menyoroti rilis Badan Pusat Statistik (BPS) tentang data kemiskinan yang menunjukkan persentase
penduduk miskin di provinsi Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung yang berada di atas persentase
penduduk miskin nasional. Menurutnya, ketiga provinsi tersebut mengalami gangguan ekonomi yang
relatif serupa yakni kenaikan garis kemiskinan yang tidak diimbangi dengan kenaikan konsumsi
masyarakat akibat pandemi Covid-19. 

 

“Bila dibandingkan Maret 2020, Garis Kemiskinan di tiga provinsi (Lampung, Bengkulu, dan Sumatera
Selatan) mengalami kenaikan. Di Bengkulu, kenaikan garis kemiskinan pada bulan Maret- September
sebesar 0,63% sedangkan di Lampung dan Sumsel mengalami kenaikan sebesar 0,8% dan 0,5%.
Kenaikan ini tidak diiringi dengan peningkatan pendapatan masyarakat yang terseok-seok ekonomi nya
akibat pandemi” Kata Renaldo Gizind selaku Koordinator Wilayah IMEPi Sumbagsel.

 

Selanjutnya, Gizind menjelaskan bahwa pandemi membawa dampak bagi para pekerja secara langsung
yang kemudian menyebabkan pendapatannya berkurang sehingga tingkat konsumsi masyarakat
menurun. 

 

“Lebih dari 500.000 pekerja di Sumsel terdampak akibat pandemi entah itu kehilangan pekerjaan secara
tetap ataupun sementara. Di Bengkulu dampak tersebut dirasakan 133.000 orang sementara di
Lampung persentase pengangguran pada tahun 2020 meningkat 1,64% dibandingkan tahun 2019″ 

 

Gizind juga menyoroti bagaimana penanganan pandemi di Lampung, Bengkulu, dan Sumatera Selatan.
Menurutnya, Pandemi adalah sebab utamanya sehingga jika ingin menekan kemiskinan Covid-19 harus
dikendalikan. 

Melihat data-data yang ada, Gizind menegaskan bahwa pengentasan kemiskinan merupakan harga mati
bagi Indonesia terkhusus di Sumatera. 

 

“Sumatera merupakan pulau yang kaya akan Sumber Daya Alam dan potensi ekonomi lainnya. Melihat Sumatera menjadi pulau termiskin di Indonesia, rasanya perlu komitmen yang besar setiap pemerintah daerah masing-masing. Dasar berpikirnya pengentasan kemiskinan adalah harga mati!.