Webinar Nasional

“Pengembangan 10 Wilayah Metropolitan Baru Dalam RPJMN 2020-2024”

Proudly Present

RPJMN 2020-2024 merupakan tahapan terakhir dalam RPJPN 2005-2025. Indikator pencapaian dalam RPJMN 2020-2024 adalah dengan pendapatan perkapita Indonesia yang ditargetkan akan mencapai tingkat kesejahteraan sekelas dengan negara-negara berpenghasilan menengah atas (upper-middle income country/MIC) yang memiliki kondisi infrastruktur, kualitas sumber daya manusia, layanan publik, serta kesejahteraan rakyat yang lebih baik. Salah satu upaya untuk mewujudkan target dalam RPJMN 2020-2024 adalah pemerintah akan mengembangkan 10 wilayah metropolitan (WM) baru. Pengembangan 10 WM ini ditujukan untuk meningkatkan kinerja perekonomian Indonesia yang lebih merata sehingga dapat mendorong produktivitas yang lebih tinggi. Lalu bagaimana kondisi perekonomian Indonesia saat ini dengan implementasi RPJMN 2020-2024 ?

Webinar live

Dengan Tema 
“Pengembangan 10 Wilayah Metropolitan Baru Dalam RPJMN 2020-2024”
Hari/Tgl : Jumat, 23 Okt 2020
Pukul : 13.00 – 15.00 WIB

via Platform Zoom

Master of Ceremony

“Ilyas” 

(Staff  Kementerian Ekonomi dan Politik IMEPI 2018-2020)

Moderator

“Fandri Anani”

(Menteri Pendidikan dan Kebudayaan IMEPI 2018-2020)

Benefit

1. Draft Materi📖

2. e-Sertifikat📝

3.Ilmu Bermanfaat

4.Networking Nasional

❗️Don’t Miss it and Save the Date❗️

𝗜𝗧’𝗦 𝗙𝗥𝗘𝗘 𝗔𝗡𝗗 𝗬𝗢𝗨 𝗖𝗔𝗡 𝗚𝗘𝗧 𝗘-𝗖𝗘𝗥𝗧𝗜𝗙𝗜𝗖𝗔𝗧𝗘 𝗘𝗔𝗦𝗜𝗟𝗬!

 

penelis

Penelitian Kajian Kompetensi Inti Daerah dan Identifikasi Sektor Unggulan Sebagai Basis Kebijakan Pengembangan Perekonomian Kabupaten Pohuwato, TA 2009, Penelitian Dana PNBP, PNBP/BLU Analisis Kemampuan dan Kinerja Keuangan Kabupaten/Kota di Provinsi Gorontalo, TA 2013, Penelitian Mandiri, Mandiri Menciptakan Nilai Tambah dan Perluasan Pemasaran Komoditas Ikan Teri di Kabupaten Gorontalo Utara , TA 2014, Penelitian Prioritas Nasional MP3EI, DP2M Dit. Litabmas
Dr.Muhammad Amir Arham M.E
(Akademisi / Dekan FE Universitas Negeri Gorontalo)
Mengelola operasionalisasi platform keuangan campuran paling canggih di dunia, “SDG Indonesia One” dengan program-programnya dan juga bertanggung jawab untuk menerbitkan produk baru seperti Partial Credit Guarantee (PCG) untuk investasi swasta yang ramai di Indonesia Memiliki 10 tahun pengalaman intensif di bidang obligasi dan pasar modal termasuk green obligasi, ekonomi pembangunan, pembiayaan infrastruktur berkelanjutan dan investasi, bank pembangunan, dana perwalian,
Fakhrul Aufa.,S.E.,M. F M
(Assistnt Vice President PT.SMI & Sekjen IMEPI 2009-2011)
Mia Amalia adalah seorang perencana di Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Indonesia. Ia bekerja di bidang penataan ruang, pengelolaan lahan dan kebijakan lingkungan. Ia aktif terlibat dalam pengembangan rencana pembangunan nasional jangka panjang, menengah dan pendek sejak tahun 2000. Mia memiliki gelar sarjana di bidang teknik lingkungan, gelar master di bidang ilmu lingkungan dan PhD di bidang lingkungan dari Australia National University. Dia berfokus pada penilaian lingkungan untuk disertasi PhD-nya. Selama studinya, dia menerima beasiswa EEPSEA untuk kerja lapangan doktoralnya.
Mia Amalia, Ph.d
Kasudit perkotaan | Plt.Direktur pembangunan daerah kementrian PPN | Bappenas